Sabtu, 23 Maret 2013

TRIKL CARDING

CARA CARDING CARD

  Carding, sebuah ungkapan mengenai aktivitas berbelanja secara maya (lewat komputer), dengan menggunakan, berbagai macam alat pembayaran yang tidak sah. pada umumnya carding identik dengan transaksi kartu kredit, dan pada dasarnya kartu kredit yang digunakan bukan milik si carder tersebut akan tetapi milik orang lain.
apa yang terjadi ketika transaksi carding berlangsung, tentu saja sistem pembayaran setiap toko atau perusahaan yang menyediakan merchant pembayaran mengizinkan adanya transaksi tersebut. seorang carder tinggal menyetujui dengan cara bagaimana pembayaran tersebut di lakukan apakah dengan kartu kredit, wire transfer, phone bil atau lain sebagainya.
cara carding sebagai berikut:
1. mencari kartu kredit yang masih valid, hal ini dilakukan dengan mencuri atau kerjasama dengan orang-orang yang bekerja pada hotel atau toko-toko gede (biasanya kartu kredit orang asing yang disikat). atau masuk ke program MIRC (chatting) pada server dal net, kemudian ke channel #CC, #Carding, #indocarder, #Yogyacarding,dll. nah didalamnya kita dapat melakukan trade (istilah “tukar”) antar kartu kredit (bila kita memiliki kartu kredit juga, tapi jika tidak punya kartu kredit, maka dapat melakukan aktivitas “ripper” dengan menipu salah seorang yang memiliki kartu kredit yang masih valid).
2. setelah berhasil mendapatkan kartu kredit, maka carder dapat mencari situs-situs yang menjual produk-produk tertentu (biasanya di cari pada search engine). tentunya dengan mencoba terlebih dahulu (verify) kartu kredit tersebut di site-site porno (hal ini disebabkan karena kartu kredit tersebut tidak hanya dipakai oleh carder tersebut). jika di terima, maka kartu kredit tersebut dapat di belanjakan ke toko-toko tersebut.
3. cara memasukan informasi kartu kredit pada merchant pembayaran toko adalah dengan memasukan nama panggilan (nick name), atau nama palsu dari si carder, dan alamat aslinya. atau dengan mengisi alamat asli dan nama asli si empunya kartu kredit pada form billing dan alamat si carder pada shipping adress. (mudahkan?…..)
jenis kartu kredit:
1. asli didapatkan dari toko atau hotel (biasa disebut virgin CC)
2. hasil trade pada channel carding
3. hasil ekstrapolet
Contoh kartu kredit:
First Name* Judy
Last Name* Downer
Address* 2057 Fries Mill Rd
City* Williamstown
State/Province* NJ
Zip* 08094
Phone* ( 856 )881-5692
E-mail* serengeti@erols.com
Payment Method Visa
Card Number 4046446034843451
Exp. Date 5/04

(Tapi kegiatan semacam ini merupakan tindakan kriminalitas)
Reff: http://disketmaster.tripod.com/seputar_carding.htm

Selasa, 13 September 2011

KEJAHATAN DUNIA MAYA RUGIKAN 114MILYAR DOLAS AS

Kejahatan dunia maya memakan korban 431 juta pengguna tahun lalu dan kerugian 114 miliar dolar AS, menurut laporan Norton pada Rabu. Laporan Norton Cybercrime 2011 menyebutkan lebih dari 74 juta orang di Amerika Serikat menjadi korban kejahatan dunia maya tahun lalu dan menyebabkan kerugian lansung 32 miliar dolar. Kejahatan dunia maya di China menyebabkan kerugian 25 miliar dolar, Brasil 15 miliar dolar dan India miliar dolar pada 12 bulan terakhir, hal itu berdasarkan laporan perusahaan keamanan komputer Symantec dan pembuat perangkat lunak anti- virus Norton. Menurut laporan itu, lebih dari dua pertiga atau 69 persen jaringan online situs dewasa menjadi korban kejahatan dunia maya dan lebih dari satu juta pengguna menjadi korban kejahatan dunia maya tiap harinya. Kejahatan dunia maya lebih tinggi di China dan Afrika Selatan. Menurut survei Norton, sekitar 85 persen responden China dan 84 persen responden Afrika Selatan menjadi korban kejahatan dunia maya. Laporan itu menemukan ancaman kejahatan dunia maya meningkat melalui ponsel. Sepuluh persen situs dewasa menjadi korban kejahatan dunia maya melalui ponsel dan sistem operasi ponsel terbaru sangat rentang terserang, angka itu meningkat dari 115 pada 2009 menjadi 163 di 2010. "Ada ketidak seriusan pengguna dalam menyikapi ancaman kejahatan dunia maya," kata Adam Palmer, Penasihat Keamanan Dunia Maya Norton. "Kejahatan dunia maya lebih menonjol dari pada orang menyadarinya," katanya. "Selama 12 bulan terakhir, tiga kali pengguna dewasa menjadi korban kejahatan online, namun kurang dari sepertiga responden cenderung menjadi korban kejahatan dunia maya ketimbang kejahatan fisik pada tahun berikutnya," kata Palmer. Untuk survei, wawancara itu menggunakan 20 ribu orang di 24 negara.(adm) Ba kali pengguna dewasa menjadi korban kejahatan online, namun kurang dari sepertiga responden cenderung menjadi korban kejahatan dunia maya ketimbang kejahatan fisik pada tahun berikutnya," kata Palmer. Untuk survei, wawancara itu menggunakan 20 ribu orang di 24 negara.(adm) Ba

Jumat, 30 Juli 2010

Kota-kota yang Diusulkan Jadi Ibukota

Wacana pemindahan Ibukota atau pusat pemerintahan berkembang di setiap masa pemerintahan. Sejak era Presiden Soekarno, Soeharto sampai terakhir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, wacana ini terus berkembang tanpa pernah direalisasikan.

Dalam buku berjudul 'Soekarno & Desain Rencana Ibu Kota RI di Palangkaraya' karya Wijanarka disebutkan, dua kali Bung Karno mengunjungi Palangkaraya, Kalimantan Tengah -- untuk melihat langsung potensi kota itu menjadi pusat pemerintahan.

Wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kota Palangkaraya juga pernah diungkapkan Presiden pertama RI Soekarno. Saat meresmikan Palangkaraya sebagai ibu kota Provinsi Kalteng pada 1957, Soekarno ingin merancang menjadi ibu kota negara.

Palangkaraya, kota yang pernah diidamkan Bung Karno sebagai ibu kota, memiliki luas mencapai 2.678,51 km persegi. Bandingkan dengan luas Jakarya yang 661,52 km persegi. Selain itu, tak ada gunung api di sana. Palangkaraya juga jauh dari potensi gempa.

Sementara Teguh Juwarno, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, kepada VIVAnews menyatakan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, lebih cocok. Menurut politisi Partai Amanat Nasional itu, Banjarmasin lebih berada di tengah dan lebih siap infrastrukturnya dibanding Palangkaraya.

Namun kemarin, Rabu 28 Juli 2010, anggota Komisi II dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Aria Bima, menyatakan Pontianak sebagai pilihannya. "Saya sih berharap pindah ke Pontianak,” kata Bima. “Letak Pontianak itu kan pas tengah dan pusatnya Indonesia. Saya kira yang seperti sentral Jakarta dan pakubuminya, ya di Pontianak itu,” kata Aria Bima.

Namun Yayat Supriyatna, planolog dari Universitas Trisakti, Jakarta, tak setuju dengan model pemindahan ibukota. Yayat lebih mendukung model redistribusi. Beberapa instansi pemerintahan dipindahkan dari Jakarta. "Misalnya ke Jonggol, Karawang, Kalimantan," katanya kepada VIVAnews, kemarin. Dengan begitu, kata Yayat, biaya bisa ditekan dan tujuan meredistribusi pembangunan juga tercapai.

Bagaimana dengan Anda?