Jumat, 30 Juli 2010

Kota-kota yang Diusulkan Jadi Ibukota

Wacana pemindahan Ibukota atau pusat pemerintahan berkembang di setiap masa pemerintahan. Sejak era Presiden Soekarno, Soeharto sampai terakhir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, wacana ini terus berkembang tanpa pernah direalisasikan.

Dalam buku berjudul 'Soekarno & Desain Rencana Ibu Kota RI di Palangkaraya' karya Wijanarka disebutkan, dua kali Bung Karno mengunjungi Palangkaraya, Kalimantan Tengah -- untuk melihat langsung potensi kota itu menjadi pusat pemerintahan.

Wacana pemindahan ibu kota Indonesia ke Kota Palangkaraya juga pernah diungkapkan Presiden pertama RI Soekarno. Saat meresmikan Palangkaraya sebagai ibu kota Provinsi Kalteng pada 1957, Soekarno ingin merancang menjadi ibu kota negara.

Palangkaraya, kota yang pernah diidamkan Bung Karno sebagai ibu kota, memiliki luas mencapai 2.678,51 km persegi. Bandingkan dengan luas Jakarya yang 661,52 km persegi. Selain itu, tak ada gunung api di sana. Palangkaraya juga jauh dari potensi gempa.

Sementara Teguh Juwarno, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, kepada VIVAnews menyatakan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, lebih cocok. Menurut politisi Partai Amanat Nasional itu, Banjarmasin lebih berada di tengah dan lebih siap infrastrukturnya dibanding Palangkaraya.

Namun kemarin, Rabu 28 Juli 2010, anggota Komisi II dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Aria Bima, menyatakan Pontianak sebagai pilihannya. "Saya sih berharap pindah ke Pontianak,” kata Bima. “Letak Pontianak itu kan pas tengah dan pusatnya Indonesia. Saya kira yang seperti sentral Jakarta dan pakubuminya, ya di Pontianak itu,” kata Aria Bima.

Namun Yayat Supriyatna, planolog dari Universitas Trisakti, Jakarta, tak setuju dengan model pemindahan ibukota. Yayat lebih mendukung model redistribusi. Beberapa instansi pemerintahan dipindahkan dari Jakarta. "Misalnya ke Jonggol, Karawang, Kalimantan," katanya kepada VIVAnews, kemarin. Dengan begitu, kata Yayat, biaya bisa ditekan dan tujuan meredistribusi pembangunan juga tercapai.

Bagaimana dengan Anda?

Sabtu, 17 Juli 2010

AJI PUKULAN TAPAK GENI

Ini sebenarnya ilmu pribadi yang tidak boleh dipublikasikan, namun saya merasa sudah saatnya saya berbagi kepada sesama karena ilmu yang berkah adalah ilmu yang bermanfaat untuk diamalkan. Ilmu ini memiki keistimewaan yaitu mempunyai 3 jenis pukulan yaitu:
1. Pukulan air: pukulan ini untuk meredam sifat panas yaitu sifat api termasuk emosi, amarah dan api dalam pengertian yang sebenarnya. Pukulan ini juga dapat dijadikan benteng untuk melindungi suatu benda, rumah dll dari bahaya kebakaran.
2. Pukulan api. Pukulan ini berlawanan dengan pukulan air. Pukulan ini bersifat panas dan bersifat menghanguskan secara metafisik. Lawan yang terkena pukulan ini akan merasakan tubuhnya kepanasan sampai berminggu-minggu hingga melumpuhkan kehendak dan nafsunya sendiri.
3. Pukulan angin (bayu), dapat digunakan semua kehendak, jiwa dan raga karena seperti pepatah sehebat apapun pendekar jika kemasukan angin sedikit saja dia dapat lumpuh dan mati.

Untuk memiliki ilmu ini tata lakunya sebagai berikut:
1. Tawassul kepada Rasulullah, keluarga dan sahabatnya Al Fatihah…
2. Nabi Khidir bayla Ibnu Mulkan Al Fatihah…
3. Para nabi dan rasul Al Fatihah…
4. Syekh Abdul Qodir Al Jailani Al Fatihah…
5. Syekh Al Imam Ahmad bin Ali Albaubani Al Fatihah…
6. Para walisongo khususnya Kanjeng Sunan Kalijogo Al Fatihah…
7. Empat penghulu malaikat JIbril, , Mikail, Isrofil, Izroil Al Fatihah…
8. Guru-guru, kaum muslimin dan muslimat, ulama, para syuhada di seluruh penjuru bumi baik di dunia nyata maupun ghoib Al Fatihah…
9. Kedua orang tua, kedua mertua (bagi yg sudah berkeluarga) Al Fatihah…
10. Diri sendiri Al Fatihah…
11. Hamba Allah yang ghoib yang senantiasa mendampingi hamba Allah yang berdzikir Al Fatihah…
12. Waala niyati: MEMINTA ILMU TAPAK GENI al fatihah… setelah itu baca: AL IKHLAS (3 X), AL FALAQ (1 X), AN NAAS (1 X), lalu baca SHOLAWAT NABI (3 X), SYAHADAT, LA HAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHIHIL ALIYYIL AZHIIM NARUDDU BIKAL A’DA-A MIN KULLI WIJHATIN WABIL ISMI NARMIHIM MINAL BU’DI BISY SYATAT. SHOWA-IQ JIM SHOOIQOH (7 X). dilanjutkan dengan zikir YA MUNTAQIM (690 X).
Ritual ini dilakukan setelah sholat subuh selama 21 subuh dan maaf ilmu ini hanya untuk kaum muslim saja. Cara menggunakannya, baca kuncinya yaitu SHOWA-IQ JIM SHOOIQOH. Kemudian tiupkan ke tangan lalu dorongkan telapak tangan ke depan dengan menghembuskan nafas dari hidun. Niatkan dalam hati pukulan apa yang ingin kita lontarkan apakah api, air, atau angin. @@@

AJI GAJAH MANDEK

Bayu Pamungkas
bayu_pamungkas24@yahoo.co.id

Assalamu alaikum wr.wb.Mohon izin ki , saya ingin berbagi sedikit amalan kewibawaan mudah2an bisa bermanfaat bagi para sedulur yg membutuhkan mantranya: INGSUNG AMATAK AJIKU GAJAH MANDEK SRATI TEKO REP KADEP(…..)SAK LANCIP LANTIP PE ILATE(….)ISIH LANCIP PUCUKE DENGKULKU .

Terus usaplah lutut kaki kanan 3x. Bacaannya dibaca hitungan ganjil 3/5 dst. Dalam kurung kalau ditujukan satu orang. Kalau orang banyak dalam kurung diisi kata: WONG SAK BUANA. Kegunaan amalan ini kewibawaan,untuk menagih hutang, untuk meminta pekerjaan sama teman dan lain-lain. Diamalkan setiap habiss subuh dan magrib. Amalan ini dari guru saya eyang mitro jan. Wassalamu alaiku wr.w